• BPRPI

  • Fatwa Petua

    Haram Bagi Kami Mengakui Yang Bukan Hak Kami`
    TETAPI` Kalau Itu Hak Kami, Wajib Hukumnya Untuk
    Menuntut Dan Mempertahankanya Walaupun Nyawa Dan Darah Taruhannya.

  • Alamat

    Alamat : Jalan, STM Ujung Suka Eka No.45 A, Kec : Medan Johor, Kota : Medan – Sumatera Utara, Kode Pos : 20146, Tel : 06191692757, Email : tanah_bprpi@yahoo.com, Weblog : bprpi.wordpress.com

  • Arsip

  • Arsip

  • Membongkar Tabir

  • BPRPI

    Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

  • link musik

  • Iklan

HARUN NUH : PETAKAN WILAYAHMU SEBELUM DIPETAKAN ORANG LAIN


HARUN NUH_PETAKAN WILAYAHMU SEBELUM DIPETAKAN ORANG LAIN_RA

Medan,

Maraknya konflik agraria yang tak kunjung terselesaikan di Sumatera Utara membuat hidup masyarakat tanpa kepastian, akibat tidak adanya perhatian, pengakuan dari Pemerintah atas hak-hak masyarakat adat, buruh, nelayan dan petani.

Melihat kompleknya permasalahan ditingkat masyarakat, BPRPI (Badan Perjuangan Rakyat Penungu Indonesia) dan AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) memfasilitasi pemetaan dan perencanaan tata ruang wilayah masyarakat adat secara partisipatif di kampung-kampung yang ada di Kabupaten/Kota Medan, Subulussalam, Singkil, Langkat, Dairi Pakpak Bharat, dan Deli Serdang.

Harun Nuh, Ketua Umum BPRPI mengutarakan (16/10/2013) masalah inilah dihadapi masyarakat, seperti masyarakat adat yang kehilangan hak mereka atas tanah, wilayah dan sumberdaya alamnya. Saat ini banyak sekali perusahan-perusahan HGU, HPH, HTI, Pertambangan dan sebagainya yang dikeluarkan pemerintah tanpa melihat secara mendasar.

Sehingga menyebabkan masyarakat adat semakin miskin dan tidak terjaminnya kehidupan mereka dalam menentukan kamandirian ekonomi yang baik. Masyarakat adat  pun terkadang menjadi kambing hitam dari kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran yang dilakukan oleh orang-orang tersebut. Lanjut Harun Nuh yang juga Ketua Badan Pengurus Harian AMAN Sumatera Utara.

Kita berharap, dengan terlaksananya pemetaan dan perencanaan tata ruang di wilayah masyarakat adat secara partispatif, masyarakat adat dapat mandiri secara ekonomi, berdaulat secara politik dan bermartabat secara budaya. Tandas Harun Nuh yang juga calon Bupati Deli Serdang 2014-2019 nomor  urut 2.

Ramadhan Anshari_Memfasilitasi Peserta Pemetaan PartisipatifRamadhan Anshari, yang dimadatkan Harun Nuh untuk menjabat sebagai Ketua (UKP3) Unit Kerja Pelayanan Pemetaan Partisipatif di AMAN Sumatera Utara, memaparkan gerakan pemetaan partisipatif mulai berkembang di Indonesia sejak tahun 1990-an.

AMAN melihat pemetaan partisipatif adalah alat yang sangat penting untuk mendukung gerakan masyarakat adat dalam meraih pengakuan hak masyarakat adat atas tanah, wilayah serta sumber daya alamnya. Karena salah-satu keberhasilan gerakan masyarakat adat adalah ketika masyarakat adat mampu menunjukan keberadaannya berikut segala identitas dan hak asal-usulnya. Hanya dengan peta inilah masyarakat adat bisa menunjukan keberadaannya secara factual. Lanjut Ramadhan Anshari

Gambaran umum dari kegiatan pemetaan partisipatif ada 4 tahapan yang harus dilakukan yaitu (1) Prakondisi kegiatan pemetaan partisipatif, (2) Persiapan teknis dan non teknis, (3) Pengembalian dan pengolahan data, (4) Kegiatan pasca pembuatan peta.

Tujuan dari kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman masyarakat adat dalam mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di ruang hidupnya, memperbaiki pengaturan, pengelolaan dan pengendalian atas pemanfaatan sumberdaya alam diwilayah tersebut. Tandas Ramadhan Anshari, yang sedang menjalankan harapan Harun Nuh, calon Bupati Deli Serdang nomor urut 2.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: